SEMARANG, DETIKDEADLINE.COM I Ketua Koordinator Eks SMSI Keresidenan Pati, Agus Kliwir menegaskan bahwa pemberantasan hoaks tidak bisa dilakukan secara parsial atau sektoral, melainkan harus melibatkan seluruh elemen bangsa.
“Pemerintah, TNI–Polri, insan pers, dan masyarakat harus satu barisan. Tanpa itu, ruang digital akan terus dipenuhi informasi menyesatkan,” tegas Agus dalam diskusi kebangsaan di Semarang, Rabu (31/12/25).
Menurutnya, wilayah eks Keresidenan Pati yang mencakup Pati, Kudus, Rembang, Blora, dan Jepara menjadi contoh nyata
Bagaimana literasi digital perlu diperkuat, agar masyarakat tidak mudah terprovokasi informasi palsu.
Ia menilai SMSI memiliki peran strategis sebagai mitra negara dalam membangun ekosistem pers yang sehat, profesional, dan berkelanjutan.
Tidak hanya dalam pemberitaan, tetapi juga dalam edukasi publik dan penguatan etika media.
Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Jawa Tengah, Musrifah menambahkan bahwa tantangan pers di era digital bukan sekadar persaingan teknologi
Melainkan menjaga kepercayaan publik. Oleh karena itu, penguatan kualitas sumber daya manusia pers menjadi kunci utama”, ungkap Musrifah.(red)












