JAKARTA – Keberhasilan praktisi hukum, James Purba, S.H, M.H hari ini meraih gelar Doktor Ilmu Hukum mendapat perhatian dari berbagai kalangan.
Prestasi akademik tersebut dinilai tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga memberikan kontribusi penting bagi perkembangan hukum di Indonesia.
Apresiasi datang dari CEO PT. SMGC sekaligus Direktur Utama PT. MNS Grub Pers, Agus Kliwir menyampaikan ucapan selamat atas capaian akademik tersebut pada Sabtu (7/3/2026).
Menurut Agus Kliwir, keberhasilan James Purba, S.H.,.M.H menyelesaikan studi doktoral di Fakultas Hukum Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang
Merupakan bukti komitmen seorang praktisi hukum, dalam mengembangkan keilmuan sekaligus memperkuat fondasi penegakan hukum.
“Selamat dan sukses kepada Dr. James Purba, S.H., MH atas wisuda Doktor Ilmu Hukum. Ini adalah pencapaian yang membanggakan dan memberikan kontribusi bagi pengembangan hukum di Indonesia,” ujar Agus Kliwir kepada wartawan
Ia menjelaskan, bahwa dunia hukum membutuhkan pemikiran segar yang lahir dari penelitian akademik, terutama dalam menghadapi berbagai persoalan regulasi yang terus berkembang.
Salah satu yang menjadi perhatian adalah disertasi James Purba, S.H.,M.H yang mengkaji rekonstruksi regulasi perlindungan hukum terhadap kreditor dalam perkara Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU).
Dalam kajiannya, James Purba, S.H., M.H menyoroti masih lemahnya mekanisme perlindungan hukum bagi kreditor yang tagihannya ditolak dalam proses PKPU.
Menurutnya, kondisi tersebut berpotensi menimbulkan ketidakpastian hukum dan ketidakadilan bagi pihak-pihak yang memiliki hak atas pembayaran utang.
Melalui penelitian tersebut, ia mengusulkan adanya pembaruan regulasi agar sistem hukum memberikan perlindungan yang lebih kuat dan seimbang bagi semua pihak yang terlibat dalam proses kepailitan”, tambah James Purba, S.H., M.H.
Agus Kliwir menilai gagasan tersebut sangat relevan, dalam upaya memperkuat sistem hukum ekonomi di Indonesia.
Pemikiran yang lahir dari penelitian tersebut dapat menjadi referensi bagi para pembuat kebijakan, dalam memperbaiki regulasi terkait kepailitan dan PKPU.
“Pemikiran akademik seperti ini penting sebagai landasan untuk memperbaiki sistem hukum, agar lebih adil dan memberikan kepastian bagi dunia usaha,” ungkapnya.
Selain itu, Agus Kliwir juga berharap prestasi tersebut dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda, khususnya para praktisi hukum dan insan pers, untuk terus meningkatkan kapasitas intelektual melalui pendidikan tinggi.
“Keilmuan adalah investasi jangka panjang bagi masa depan penegakan hukum yang lebih baik,” tutup Agus Kliwir.(red)












