PATI I Siapa bilang operasi lalu lintas selalu berujung tilang? Satlantas Polresta Pati membuktikan sebaliknya lewat Operasi Patuh Candi 2025.
Mengusung konsep simpatik, kegiatan ini justru memberi hadiah bagi pengendara yang tertib. Sebanyak 35 dari total 62 pengendara yang terjaring, dinyatakan patuh dan langsung diberi bingkisan.
Sedangkan 27 lainnya mendapatkan arahan penuh senyum tanpa ada sanksi. Edukasi menjadi senjata utama dalam operasi kali ini.
Menurut Kasatlantas Polresta Pati, Kompol Riki Fahmi Mubarak, edukasi adalah cara paling efektif untuk mengubah pola pikir masyarakat.
“Kami ingin masyarakat sadar bahwa keselamatan itu tanggung jawab bersama. Tertib bukan karena takut, tapi karena peduli,” ujar Kasat Lantas Polresta Pati saat dikonfirmasi detikdeadline.com, Selasa (15/7/25).
Operasi ini berjalan sesuai mandat dari berbagai regulasi, termasuk UU Kepolisian, UU Lalu Lintas, serta arahan langsung dari Mabes Polri dan Polda Jateng.
Surat perintah pelaksanaan juga telah diterbitkan Kapolresta Pati pada 8 Juli 2025 lalu. Selain petugas kepolisian, kegiatan ini juga melibatkan berbagai instansi pendukung yang turut serta menyosialisasikan pentingnya keselamatan berlalu lintas.
Pendekatan ini dinilai lebih efektif, karena membangun kesadaran dari dalam, bukan sekadar menekan dengan hukuman.(@Gus Kliwir)












