JAKARTA I Peresmian Tugu dan Museum SMSI Perdana di Indonesia, dalam rangkaian Hari Pers Nasional (HPN) 2026 menjadi tonggak penting penguatan hubungan TNI AD dan insan pers.
Kapten Inf. Edi Priyono dari Yonif 410/Alugoro menyampaikan apresiasi tinggi atas berdirinya museum yang menjadi simbol penghargaan terhadap perjuangan pers nasional.
Ia menilai, museum tersebut bukan hanya bangunan fisik, melainkan representasi komitmen bersama antara militer dan media dalam menjaga demokrasi dan stabilitas nasional.
“Pers adalah mitra strategis. Tanpa informasi yang sehat dan objektif, pembangunan nasional tidak akan berjalan optimal,” ungkap Dankipan C Yonif 410/Alugoro kepada wartawan
Menurut Kapten Edi, selama bertugas ia merasakan langsung dampak positif pemberitaan media terhadap tata kelola internal satuan.
Transparansi dan profesionalisme semakin meningkat ketika ruang komunikasi terbuka dengan wartawan.
Dia juga menekankan bahwa TNI AD tidak alergi kritik. Kritik yang membangun, katanya, justru menjadi energi perbaikan.
“Dinamika itu hal biasa. Yang penting tetap dalam koridor etika dan tanggung jawab,” tambahnya.
Museum SMSI diharapkan menjadi pusat literasi digital dan sejarah media siber Indonesia. Generasi muda dapat belajar memahami peran pers dalam perjalanan bangsa.
HPN 2026 kali ini pun semakin bermakna karena melibatkan berbagai elemen, termasuk militer, sebagai bentuk komitmen bersama memperkuat sinergitas nasional.(red)












