PATI – Pembubaran posko ini menjadi sorotan luas dan dinilai sebagai pengulangan aksi yang sama dalam waktu berdekatan.
Aparat kepolisian menyatakan tindakan pembubaran dilakukan, karena lokasi pendirian posko dianggap tidak tepat dan berpotensi menimbulkan gangguan ketertiban umum.
Terlebih, kawasan Mapolresta termasuk wilayah strategis yang seharusnya steril dari aktivitas massa yang dapat memicu kerawanan.
Kasat Intelkam Polresta Pati Kompol Mochammad Yusuf, S.H. mewakili Kapolresta Pati Kombes Pol Jaka Wahyudi mengatakan keberadaan posko di depan kantor kepolisian dinilai dapat mengganggu pelayanan publik serta mobilitas masyarakat yang melintas.
“Dalam proses pembubaran, situasi sempat memanas. terlihat adanya adu argumen antara massa aksi dengan petugas di lapangan,” ungkap Kompol Yusuf kepada wartawan.
Meski sempat terjadi ketegangan, pihak kepolisian menekankan tetap mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis.
Aparat meminta massa tidak memaksakan aktivitas di lokasi yang telah ditetapkan sebagai zona rawan gangguan keamanan.
Maka posko aliansi masyarakat pati bersatu (AMPB) yang sempat berdiri di depan Mapolresta Pati, kini kembali dibubarkan oleh aparat gabungan, jumat (1/5/2026).
Peristiwa ini memunculkan kritik dari masyarakat, yang menilai AMPB kurang bijak dalam menentukan lokasi aksi.
Sejumlah warga mempertanyakan apakah tujuan penyampaian aspirasi memang murni untuk kepentingan rakyat, atau justru sengaja mencari perhatian publik dengan mendirikan posko di titik sensitif.
“Kalau memang ingin menyampaikan aspirasi, silakan. tapi jangan pilih lokasi yang bisa memancing konflik,” ujar inisial KG salah satu warga sekitar.
Langkah Polresta Pati pun menuai apresiasi, terutama dari warga yang khawatir situasi memanas dan mengganggu aktivitas pelayanan kepolisian.
Warga berharap aparat tetap konsisten menegakkan aturan dan tidak mengabaikan hak masyarakat untuk menyampaikan pendapat.
Hingga berita ini diturunkan, situasi di sekitar Mapolresta Pati dilaporkan kembali aman dan terkendali.
Aparat gabungan masih bersiaga untuk memastikan kondisi wilayah tetap kondusif”, pungkasnya.(red)











