PATI – Pendopo Kabupaten Pati tidak hanya menjadi simbol pemerintahan daerah, tetapi juga ruang pembelajaran sejarah bagi generasi muda.
Hal itu terlihat saat puluhan siswa SD IT Yaumi Fatimah Pati mengikuti kegiatan outing class di kompleks pendopo, Jumat (13/3/2026).
Kegiatan edukatif tersebut, sudah memberikan pengalaman belajar yang berbeda bagi para siswa kelas V dan VI.
Meski sedang menjalankan ibadah puasa ramadan, mereka tetap datang dengan penuh semangat
Untuk mengikuti rangkaian kegiatan pembelajaran langsung di pusat pemerintahan Kabupaten Pati.
Rombongan siswa disambut langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Pati Risma Ardhi Chandra yang didampingi Plt. Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pati Dwi Risma Ardhi Chandra.
Kehadiran pimpinan daerah tersebut, menjadi momentum penting bagi para siswa. untuk mengenal lebih dekat sosok pemimpin daerah
Dalam sesi dialog bersama para siswa, Chandra menjelaskan bahwa Pendopo Kabupaten Pati memiliki nilai sejarah yang panjang.
Ia menuturkan, bahwa bangunan tersebut bukan sekadar tempat rapat pemerintahan, melainkan simbol kebersamaan masyarakat Kabupaten Pati.
“Pendopo ini milik masyarakat. Tempat ini terbuka untuk belajar, berdiskusi dan memahami sejarah daerah,” jelasnya.
Penjelasan tersebut membuat para siswa semakin tertarik, untuk mengetahui sejarah Kabupaten Pati.
Bagi sebagian siswa, kunjungan ini menjadi pengalaman pertama melihat langsung pusat pemerintahan daerah. yang selama ini hanya mereka kenal melalui buku pelajaran
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan tur keliling pendopo. Para siswa diajak melihat berbagai ruangan yang memiliki nilai sejarah tinggi.
Pendopo yang telah berdiri sejak masa kolonial Belanda, hingga kini masih digunakan sebagai pusat aktivitas pemerintahan sekaligus simbol identitas Kabupaten Pati.
Selama kegiatan berlangsung, para siswa tampak aktif bertanya mengenai berbagai hal, mulai dari fungsi ruangan hingga sejarah berdirinya Kabupaten Pati.
Program outing class ini dinilai sebagai metode pembelajaran yang efektif, karena memberikan pengalaman belajar secara langsung kepada siswa.
Selain menambah pengetahuan sejarah, kegiatan ini juga diharapkan dapat menumbuhkan rasa bangga terhadap daerah asal.
Di akhir kegiatan, Chandra menyampaikan pesan motivasi kepada para siswa, agar selalu disiplin dan rajin belajar.
Menurutnya, keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan, tetapi juga oleh kerja keras serta tanggung jawab terhadap diri sendiri.
Pesan tersebut disambut antusias oleh para siswa yang tampak semakin bersemangat, dalam mengikuti kegiatan hingga selesai”, kata Plt. Bupati Pati.(red)












