• Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Tentang Kami
  • Profil Perusahaan
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Kontak Kami
  • Hak Jawab
Senin, Mei 25, 2026
Detik Deadline
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Jabodetabek
  • Internasional
  • Hukum
  • Politik
  • Blak blakan
  • Pro kontra
  • Infografis
  • Opini Publik
  • Daerah
    • Jatim
    • Jateng
    • Jabar
    • Sumut
    • Sulsel
    • Jogja
    • Bali
  • Home
  • Berita
  • Jabodetabek
  • Internasional
  • Hukum
  • Politik
  • Blak blakan
  • Pro kontra
  • Infografis
  • Opini Publik
  • Daerah
    • Jatim
    • Jateng
    • Jabar
    • Sumut
    • Sulsel
    • Jogja
    • Bali
No Result
View All Result
Detik Deadline
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Jabodetabek
  • Internasional
  • Hukum
  • Blak blakan
  • Pro kontra
  • Politik
  • Infografis
  • Opini Publik
  • Hoax Or Not
  • Suara Pembaca
  • Jateng
  • Jatim
  • Jabar
  • Sulsel
  • Sumut
  • Bali
  • Jogja

ADD dan Dana Desa Turun, Kades di Pati Keluhkan Beban Program Pemerintah Makin Berat

Admin by Admin
April 2, 2026
in Jateng
0

PATI – Penurunan Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) memicu keluhan serius dari sejumlah Kepala Desa se-Kecamatan Margorejo, Kabupaten Pati.

Mereka menilai kondisi keuangan desa saat ini semakin memprihatinkan, terlebih karena banyaknya program pemerintah

BacaJuga

Pj Sekda Ganti, Siti Subiati Dilantik Plt Bupati

Pj Sekda Ganti, Siti Subiati Dilantik Plt Bupati

Mei 21, 2026
Anggaran Publikasi Pemda Pati Wajib Diaudit BPK dan Ombudsman RI

Anggaran Publikasi Pemda Pati Wajib Diaudit BPK dan Ombudsman RI

Mei 21, 2026
Satlantas Polresta Pati Dorong Peningkatan Transaksi Samsat Budiman

Satlantas Polresta Pati Dorong Peningkatan Transaksi Samsat Budiman

Mei 20, 2026
SMSI Garda Depan Awasi Kerjasama Publikasi Pemerintah, TNI dan Polri

SMSI Garda Depan Awasi Kerjasama Publikasi Pemerintah, TNI dan Polri

Mei 19, 2026

Yang harus dijalankan, namun tidak dibarengi dukungan anggaran yang memadai. Keluhan itu disampaikan Kepala Desa Pegandan, Sudarmono, saat ditemui wartawan di sela rapat koordinasi (rakor)

Para kepala desa se-Kecamatan Margorejo yang digelar di Balai Desa Muktiharjo, Kamis (2/4/2026).

Ia mengungkapkan bahwa anggaran desa yang sebelumnya dianggap cukup, kini mengalami penurunan drastis.

Sudarmono menyebut, dalam tahun anggaran berjalan, desanya hanya menerima sekitar Rp400 juta per tahun.

Padahal, kebutuhan pembangunan dan operasional pemerintahan desa terus meningkat seiring bertambahnya program – program pemerintah pusat, maupun daerah yang harus dilaksanakan hingga tingkat desa.

“Anggaran per tahun sekarang turun jadi Rp400 juta masih kurang. Banyak program pemerintah membuat susah untuk dilaksanakan.

Seperti sekarang program KDMP saja sudah satu miliar, terus sisa paling berapa ratus juta. Ini membuat pembangunan yang lain pasti nggak bisa,” kata Sudarmono.

Ia menilai, dengan kondisi seperti itu, pemerintah desa akan berada pada posisi sulit dalam menentukan skala prioritas pembangunan.

Sebab, program – program besar yang datang dari atas, seringkali dianggap sebagai kewajiban. sementara anggaran desa sendiri tidak mencukupi untuk membiayai semuanya.

Menurutnya, desa memiliki kebutuhan lain yang sama pentingnya, seperti perbaikan infrastruktur jalan, saluran irigasi pertanian

Penanganan banjir, pemberdayaan ekonomi masyarakat, hingga peningkatan pelayanan administrasi kependudukan.

“Kalau anggaran sudah habis untuk program besar, terus desa mau membangun apa? Padahal masyarakat juga butuh jalan bagus, butuh bantuan pertanian, butuh pelayanan cepat.

Tapi kalau dananya kurang ya bagaimana,” ungkapnya Kepala Desa Pegandan, Sudarmono dengan nada bijaksana.

Dia menegaskan, pihaknya tidak menolak program pemerintah. namun, berharap pemerintah pusat dan pemerintah daerah lebih realistis dalam membuat kebijakan.

Sudarmono meminta agar ketika program besar diturunkan ke desa, harus diiringi dengan tambahan anggaran yang sesuai.

Di sisi lain, para kepala desa juga menilai penurunan ADD dan DD menjadi persoalan serius, karena desa merupakan ujung tombak pelayanan masyarakat.

Apabila desa kekurangan anggaran, maka dampaknya bukan hanya pembangunan yang mandek, tetapi juga pelayanan publik bisa terganggu.

Kades Pegandan juga menyampaikan bahwa pemerintah desa tidak ingin masyarakat menjadi korban dari kebijakan anggaran yang dinilai tidak seimbang.

Harapan kedepan, ada evaluasi segera. agar dana desa bisa kembali meningkat, atau minimal disesuaikan dengan kebutuhan di desa.

“Kalau terus seperti ini, pembangunan pasti lambat. Program pemerintah banyak, tapi anggaran turun. Ini yang harus dipikirkan bersama,” tuturnya.

Keluhan para kepala desa ini menjadi sorotan, karena menggambarkan tekanan besar yang dialami pemerintahan desa

Di tengah tuntutan program besar, sementara kemampuan anggaran justru terus menurun. Mereka menilai, jika kondisi tersebut dibiarkan

Maka pembangunan desa berpotensi mandek, dan pelayanan masyarakat bisa terdampak luas.(red)

Tags: #dd #add #program #pati
ShareTweetPin
Admin

Admin

Related Posts

Pj Sekda Ganti, Siti Subiati Dilantik Plt Bupati
Berita

Pj Sekda Ganti, Siti Subiati Dilantik Plt Bupati

Mei 21, 2026
Anggaran Publikasi Pemda Pati Wajib Diaudit BPK dan Ombudsman RI
Berita

Anggaran Publikasi Pemda Pati Wajib Diaudit BPK dan Ombudsman RI

Mei 21, 2026
Satlantas Polresta Pati Dorong Peningkatan Transaksi Samsat Budiman
Berita

Satlantas Polresta Pati Dorong Peningkatan Transaksi Samsat Budiman

Mei 20, 2026
SMSI Garda Depan Awasi Kerjasama Publikasi Pemerintah, TNI dan Polri
Blak blakan

SMSI Garda Depan Awasi Kerjasama Publikasi Pemerintah, TNI dan Polri

Mei 19, 2026
Gandeng SMSI, Kasubnit STNK Berantas Percaloan
Berita

Gandeng SMSI, Kasubnit STNK Berantas Percaloan

Mei 19, 2026
Ngaji Roso di Padepokan Paku Bumi Gus Alif Sabdodadi, Syukuran Joglo Baru
Berita

Ngaji Roso di Padepokan Paku Bumi Gus Alif Sabdodadi, Syukuran Joglo Baru

Mei 17, 2026
Load More
Next Post
Aroma KKN Menguat di Proyek KDMP Pati, Dana Desa Diduga Diputar dalam Skema Borongan Lintas Desa

Aroma KKN Menguat di Proyek KDMP Pati, Dana Desa Diduga Diputar dalam Skema Borongan Lintas Desa

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular News

  • James Purba, S.H.,M.H Wisuda, Agus Kliwir : Kontribusi Penting bagi Reformasi Hukum

    James Purba, S.H.,M.H Wisuda, Agus Kliwir : Kontribusi Penting bagi Reformasi Hukum

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Heboh !! Sosok Wanita di Bunuh Dalam Kost

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Soal Izin Keramaian di Persoalkan, Kini Kapolsek Kayen Angkat Bicara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Marwah Ulama Harus Dijaga, Luqman Hakim, S.H : Boikot Trans7 Secara Permanen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kades Dukuhseti Sesalkan Tindakan Oknum Kasi Pemerintah Viral di Medsos

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

By Categories

  • Bali
  • Berita
  • Blak blakan
  • Hoax Or Not
  • Hukum
  • Infografis
  • Internasional
  • Jabar
  • Jabodetabek
  • Jateng
  • Jatim
  • Jogja
  • LIVE TV
  • Opini Publik
  • Politik
  • Pro kontra
  • Suara Pembaca
  • Sumut

Berita Terbaru

  • RPPAI Desak Kapolri Terapkan UU Kebiri Kimia Secara Nasional
  • Pj Sekda Ganti, Siti Subiati Dilantik Plt Bupati
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Tentang Kami
  • Profil Perusahaan
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Kontak Kami
  • Hak Jawab

Hak Cipta PT. MNS Grub Pers dan PT. Sulthan Media Group Cyber @detikdeadline.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Jabodetabek
  • Internasional
  • Hukum
  • Politik
  • Blak blakan
  • Pro kontra
  • Infografis
  • Opini Publik
  • Daerah
    • Jatim
    • Jateng
    • Jabar
    • Sumut
    • Sulsel
    • Jogja
    • Bali

Hak Cipta PT. MNS Grub Pers dan PT. Sulthan Media Group Cyber @detikdeadline.com