PATI I Pertunjukan barongsai di Pasar Imlek Pati Bumi Mina Tani bukan hanya pesta budaya, tetapi juga momentum kebangkitan ekonomi lokal.
Ribuan warga hadir memadati lokasi sejak sore, hingga malam hari. Koordinator Gusdurian Pati, Eddy Siswanto alias Eddy Kubota menegaskan bahwa kegiatan ini membawa pesan toleransi dan harmoni antarumat.
“Kami ingin Imlek dirayakan bersama. Ini tentang kebersamaan dan keberagaman yang indah di Pati,” ujar Eddy Kubota kepada wartawan, Sabtu (14/2/26).
Setiap gerakan barongsai penuh simbolisme, mulai dari keberanian, hingga harapan akan keberuntungan di Tahun Baru Imlek.
Penonton terpukau oleh aksi akrobatik para pemain yang enerjik dan penuh presisi. Dampak ekonomi pun langsung terasa
Raden, salah satu pedagang kuliner, mengaku penjualan meningkat signifikan. “Biasanya jam 7 sudah mulai sepi.
Tadi justru makin ramai setelah barongsai tampil,” katanya.
Stan makanan khas Pati dan jajanan Imlek laris manis diserbu pengunjung. Anak-anak tampak sumringah saat pembagian angpao gratis dimulai.
Kegiatan ini dinilai menjadi contoh nyata, bagaimana budaya dapat menjadi penggerak ekonomi dan pemersatu masyarakat.(red)












