SEMARANG I Sertijab delapan pejabat di lingkungan Polda Jateng menjadi penanda perubahan signifikan dalam tubuh institusi.
Namun bagi Kapolda Jateng, Irjen Pol. Ribut Hari Wibowo, mutasi bukan akhir dari pengabdian, melainkan awal dari perjuangan baru di medan yang berbeda.
Dalam sambutannya pada upacara yang digelar Selasa siang (29/7/2025), Irjen Pol. Ribut Hari Wibowo menyampaikan harapan besar, agar para pejabat yang baru dilantik mampu menunjukkan kinerja unggul di wilayahnya masing-masing.
“Setiap jabatan adalah amanah. Mutasi ini adalah bentuk kepercayaan institusi. Buktikan dedikasi, tingkatkan pelayanan, dan jaga integritas,” ujar Kapolda Jateng dihadapan detikdeadline.com
Irjen Pol. Ribut Hari Wibowo juga menekankan bahwa tantangan ke depan semakin kompleks, dari ancaman kriminalitas siber, hingga potensi konflik sosial.
Oleh karena itu, pejabat baru diminta melakukan pendekatan dialogis dan membangun kepercayaan masyarakat.
“Tak cukup hanya hadir. Polisi harus hadir dengan solusi, kepekaan sosial, dan profesionalisme,” lanjut Irjen Pol. Ribut Hari Wibowo
Mutasi ini juga menjadi bagian dari strategi institusi dalam merespons perubahan zaman. Polda Jateng kata Kapolda, harus adaptif terhadap tuntutan masyarakat yang semakin cerdas dan kritis.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol. Artanto menambahkan bahwa setiap rotasi bertujuan untuk menciptakan organisasi yang terus tumbuh.
“Kami tak bisa statis. Justru lewat perubahan, inilah muncul energi baru yang akan memperkuat institusi,” kata Kombes Pol. Artanto
Sertijab ini menjadi babak baru dalam sejarah dinamika organisasi Polda Jateng. Wajah-wajah baru telah hadir.
Kini, masyarakat menanti aksi dan dampak nyata, dari kepemimpinan mereka di lapangan”, tandasnya.(@Gus Kliwir)












