PATI – Pemerintah Kabupaten Pati terus memperkuat pelayanan publik, sekaligus mendorong percepatan investasi daerah
Melalui rapat koordinasi evaluasi gerai mall pelayanan publik (MPP) dan tim satgas percepatan investasi di ruang kembang joyo Setda Kabupaten Pati, Senin (25/5/2026).
Rapat tersebut dihadiri jajaran Forkopimda, instansi pelayanan publik, serta sejumlah organisasi perangkat daerah yang terlibat dalam percepatan investasi dan pelayanan perizinan.
Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra mengatakan pemerintah daerah kini fokus menciptakan iklim investasi yang sehat dan ramah bagi investor.
Menurutnya, sejumlah perusahaan mulai melirik Kabupaten Pati sebagai daerah potensial untuk pengembangan usaha.
Salah satu perusahaan yang disebut tertarik menanamkan investasi ialah PT Tambora Setia Jaya yang berencana mengembangkan pelabuhan perikanan di wilayah Pati.
Menurut Chandra, investasi tersebut dinilai mampu membawa dampak positif bagi masyarakat, terutama nelayan lokal.
Selain pembangunan fasilitas pelabuhan, investor juga disebut siap menyerap hasil laut dari masyarakat sekitar.
“Ini menjadi peluang besar bagi sektor perikanan Kabupaten Pati. Investor tidak hanya membangun fasilitas pelabuhan, tetapi juga siap menerima hasil perikanan dari masyarakat,” ujar Plt Bupati Pati kepada wartawan
Pemkab Pati menilai kemudahan pelayanan publik menjadi faktor penting dalam menarik investor.
Karena itu, keberadaan Mall Pelayanan Publik diharapkan mampu mempercepat proses administrasi, dan perizinan usaha secara profesional dan transparan.
Agar bisa memperkuat layanan, satgas percepatan investasi juga diharapkan dapat membantu menjembatani kebutuhan investor dengan pemerintah daerah
Supaya proses pengurusan dokumen berjalan lebih cepat dan efisien. Pemerintah Kabupaten Pati optimistis langkah tersebut mampu meningkatkan nilai investasi daerah
Untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat pada tahun 2026″, pungkasnya.(red)











