• Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Tentang Kami
  • Profil Perusahaan
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Kontak Kami
  • Hak Jawab
Jumat, April 10, 2026
Detik Deadline
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Jabodetabek
  • Internasional
  • Hukum
  • Politik
  • Blak blakan
  • Pro kontra
  • Infografis
  • Opini Publik
  • Daerah
    • Jatim
    • Jateng
    • Jabar
    • Sumut
    • Sulsel
    • Jogja
    • Bali
  • Home
  • Berita
  • Jabodetabek
  • Internasional
  • Hukum
  • Politik
  • Blak blakan
  • Pro kontra
  • Infografis
  • Opini Publik
  • Daerah
    • Jatim
    • Jateng
    • Jabar
    • Sumut
    • Sulsel
    • Jogja
    • Bali
No Result
View All Result
Detik Deadline
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Jabodetabek
  • Internasional
  • Hukum
  • Blak blakan
  • Pro kontra
  • Politik
  • Infografis
  • Opini Publik
  • Hoax Or Not
  • Suara Pembaca
  • Jateng
  • Jatim
  • Jabar
  • Sulsel
  • Sumut
  • Bali
  • Jogja

Etika Pers Harga Mati, Kades Sukokulon Gandeng SMSI Ingatkan Kominfo Terkait Legal Perusahaan Pers

Admin by Admin
April 9, 2026
in Berita, Jateng
0

PATI – Kritik tajam terhadap maraknya media online abal-abal kembali menguat dari wilayah Kabupaten Pati.

Kepala Desa Sukokulon, Kecamatan Margorejo, Jumain melontarkan peringatan keras bahwa dunia pers saat ini sedang terancam oleh praktik “wartawan gadungan” yang merusak martabat jurnalistik dan mencederai demokrasi.

BacaJuga

Baznas Harus Gerak, Chandra : Masyarakat Menanti Kinerja

Baznas Harus Gerak, Chandra : Masyarakat Menanti Kinerja

April 10, 2026
Vape Diduga Jadi Bong Modern Anak Muda, BNN Desak Pelarangan Nasional

Vape Diduga Jadi Bong Modern Anak Muda, BNN Desak Pelarangan Nasional

April 10, 2026
Konser Adella Berubah Peristiwa Penusukan, DPRD Pati Kecam Pelaku dan Polisi Segera Menangkap

Konser Adella Berubah Peristiwa Penusukan, DPRD Pati Kecam Pelaku dan Polisi Segera Menangkap

April 8, 2026
Kasus Tongtek Berdarah di Pati Masuk Sorotan, Sidang Anak Tertutup

Kasus Tongtek Berdarah di Pati Masuk Sorotan, Sidang Anak Tertutup

April 7, 2026

Pernyataan itu ia sampaikan dalam diskusi bersama Agus Kliwir, Ketua Koordinator SMSI Eks Karesidenan Pati, Kamis (9/4/2026).

Menurut Jumain, media yang tumbuh tanpa legalitas jelas telah menciptakan kekacauan informasi di tengah masyarakat.

Mereka tidak bekerja dengan standar verifikasi, bahkan kerap memproduksi berita hanya berdasarkan opini liar dan isu yang sengaja digoreng, demi kepentingan tertentu.

“Kalau cuma cari viral, itu bukan pers. Itu dagang isu. Wartawan harus paham etika dan narasumber harus jelas,” tegas Jumain.

Ia menilai, keberadaan media semacam itu bukan sekadar persoalan kualitas informasi, tetapi sudah menjurus menjadi ancaman serius terhadap pemerintahan desa.

Sebab, banyak pihak yang membawa nama media. hanya untuk menekan aparat desa dengan pola intimidasi halus, memancing kesalahan administrasi, lalu menggiring opini seolah-olah terjadi penyimpangan.

Jumain menyebut, jika praktik ini terus dibiarkan, desa-desa akan terus menjadi sasaran empuk “preman berkedok wartawan” yang hanya mengejar uang dan keuntungan.

Fenomena tersebut menurutnya menjadi ironi besar. Pers yang seharusnya menjadi kontrol sosial, kini justru dipakai sebagai alat tekanan.

Akibatnya, kepercayaan masyarakat terhadap media profesional ikut runtuh. karena publik sulit membedakan mana pers sungguhan dan yang hanya memanfaatkan label wartawan.

“Di sisi lain, Jumain menekankan bahwa dirinya tidak anti kritik. Bahkan ia membuka ruang selebar-lebarnya bagi pers untuk mengawasi pemerintahan desa, asalkan dilakukan secara profesional dan sesuai aturan.

“Kritik itu wajib. Kalau desa tidak dikritik, nanti salah jalan. Tapi kritik itu harus pakai data, bukan fitnah,” ujar Kades Sukokulon kepada wartawan.

Desa – desa se-Kecamatan Margorejo siap menggandeng SMSI untuk menjaga tata kelola pemerintahan yang transparan.

Dia menilai SMSI merupakan organisasi yang memiliki legitimasi kuat, karena menjadi konstituen Dewan Pers.

Karena itu, ia menyoroti peran Kominfo Pati agar tidak sembarangan menggandeng perusahaan pers dalam kerja sama publikasi.

“Kominfo jangan longgar dan asal gandeng media. Seleksi itu penting supaya tidak ada media ilegal menyusup,” katanya.

Kades Sukokulon menilai pemerintah daerah harus ikut bertanggung jawab membangun ekosistem pers sehat.

Jika pemerintah membiarkan media tidak jelas legalitasnya ikut menikmati ruang publikasi, maka negara secara tidak langsung membiarkan praktik informasi liar berkembang.

Dalam konteks nasional, pernyataan Jumain menjadi alarm bahwa persoalan media abal-abal sudah memasuki fase darurat.

Jika tidak ada penertiban, demokrasi bisa dirusak oleh propaganda dan berita pesanan. “Wartawan sejati itu harus berani menyuarakan kebenaran.

Tapi jangan menjual sensasi dan membuat rakyat kedepan menjadi bingung,” pungkasnya.(red)

Tags: #etika #smsi #kades #dewanpers
ShareTweetPin
Admin

Admin

Related Posts

Baznas Harus Gerak, Chandra : Masyarakat Menanti Kinerja
Berita

Baznas Harus Gerak, Chandra : Masyarakat Menanti Kinerja

April 10, 2026
Vape Diduga Jadi Bong Modern Anak Muda, BNN Desak Pelarangan Nasional
Berita

Vape Diduga Jadi Bong Modern Anak Muda, BNN Desak Pelarangan Nasional

April 10, 2026
Konser Adella Berubah Peristiwa Penusukan, DPRD Pati Kecam Pelaku dan Polisi Segera Menangkap
Berita

Konser Adella Berubah Peristiwa Penusukan, DPRD Pati Kecam Pelaku dan Polisi Segera Menangkap

April 8, 2026
Kasus Tongtek Berdarah di Pati Masuk Sorotan, Sidang Anak Tertutup
Berita

Kasus Tongtek Berdarah di Pati Masuk Sorotan, Sidang Anak Tertutup

April 7, 2026
Polda Jateng Perkuat Pasukan Brimob, Pati Disiapkan Jadi Markas Utama Batalyon B
Berita

Polda Jateng Perkuat Pasukan Brimob, Pati Disiapkan Jadi Markas Utama Batalyon B

April 7, 2026
Material Urugan KDMP Diduga dari Sukolilo, Muncul Ancaman Galian C Ilegal
Berita

Material Urugan KDMP Diduga dari Sukolilo, Muncul Ancaman Galian C Ilegal

April 6, 2026
Load More
Next Post
Vape Diduga Jadi Bong Modern Anak Muda, BNN Desak Pelarangan Nasional

Vape Diduga Jadi Bong Modern Anak Muda, BNN Desak Pelarangan Nasional

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular News

  • James Purba, S.H.,M.H Wisuda, Agus Kliwir : Kontribusi Penting bagi Reformasi Hukum

    James Purba, S.H.,M.H Wisuda, Agus Kliwir : Kontribusi Penting bagi Reformasi Hukum

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Heboh !! Sosok Wanita di Bunuh Dalam Kost

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Soal Izin Keramaian di Persoalkan, Kini Kapolsek Kayen Angkat Bicara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Marwah Ulama Harus Dijaga, Luqman Hakim, S.H : Boikot Trans7 Secara Permanen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kades Dukuhseti Sesalkan Tindakan Oknum Kasi Pemerintah Viral di Medsos

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

By Categories

  • Bali
  • Berita
  • Blak blakan
  • Hoax Or Not
  • Hukum
  • Infografis
  • Internasional
  • Jabar
  • Jabodetabek
  • Jateng
  • Jatim
  • Jogja
  • LIVE TV
  • Opini Publik
  • Politik
  • Pro kontra
  • Suara Pembaca
  • Sumut

Berita Terbaru

  • Baznas Harus Gerak, Chandra : Masyarakat Menanti Kinerja
  • Vape Diduga Jadi Bong Modern Anak Muda, BNN Desak Pelarangan Nasional
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Tentang Kami
  • Profil Perusahaan
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Kontak Kami
  • Hak Jawab

Hak Cipta PT. MNS Grub Pers dan PT. Sulthan Media Group Cyber @detikdeadline.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Jabodetabek
  • Internasional
  • Hukum
  • Politik
  • Blak blakan
  • Pro kontra
  • Infografis
  • Opini Publik
  • Daerah
    • Jatim
    • Jateng
    • Jabar
    • Sumut
    • Sulsel
    • Jogja
    • Bali

Hak Cipta PT. MNS Grub Pers dan PT. Sulthan Media Group Cyber @detikdeadline.com