JAKARTA I Aroma skandal di Kabupaten Pati kian menyengat. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali akan memanggil belasan saksi dalam kasus dugaan pemerasan pengisian jabatan perangkat desa, yang menyeret nama Bupati Pati, Sudewo.
Sebanyak 13 saksi dijadwalkan segera diperiksa di Polrestabes Semarang. Mereka berasal dari berbagai latar belakang, mulai kepala desa aktif hingga mantan pejabat tinggi daerah.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo menyatakan pemeriksaan ini untuk memperdalam dugaan praktik pemerasan yang terjadi dalam proses pengisian jabatan calon perangkat desa.
“KPK terus mendalami konstruksi perkara dan peran masing-masing pihak,” ujar Budi Prasetyo kepada wartawan, Rabu (25/2/26).
Nama-nama yang dipanggil mencakup mantan Ketua DPRD Pati yang disebut sebagai bagian dari tim sukses, mantan Wakil Bupati, serta Dewan Pengawas RSUD Suwondo Pati.
Tak hanya itu, sejumlah kepala desa dari berbagai wilayah di Kabupaten Pati juga ikut pangil nanti.
KPK menduga praktik ini tidak terjadi secara sporadis. Ada indikasi pola yang terstruktur dan terorganisir, di mana pengisian jabatan diduga dikondisikan dengan imbalan tertentu.
Jika dugaan ini terbukti, kasus tersebut bisa menjadi salah satu skandal politik terbesar di Pati dalam beberapa tahun terakhir.
Masyarakat kini menunggu transparansi dan ketegasan KPK, dalam membongkar dugaan jejaring kekuasaan yang diduga bermain di balik pengisian jabatan desa.(red)












