PATI I Perayaan Tahun Baru Imlek 2026 di Kabupaten Pati mencatat sejarah baru. Pasar Imlek Pati Bumi Mina Tani
Kini dipadati ribuan pengunjung yang memburu kuliner dan hiburan rakyat, Minggu (15/2/2026).
Sejak sore hingga malam, arus warga tak pernah surut. Stand makanan khas Imlek laris manis diserbu pembeli. Pelaku UMKM lokal mengaku mengalami lonjakan penjualan signifikan.
Kemeriahan semakin terasa, ketika panggung orkes dangdut mulai dimainkan. Sorak sorai penonton menggema, menambah semangat kebersamaan lintas budaya.
Koordinator Gusdurian Pati, Eddy Siswanto alias Eddy Kubota menyebut Imlek tahun ini menjadi momentum penting dalam memperkuat toleransi sosial.
“Partisipasi masyarakat meningkat tajam. Ini bukan sekadar perayaan, tapi simbol persaudaraan,” ujar Eddy Kubota kepada wartawan
Ia menambahkan, semangat keberagaman yang pernah diperjuangkan Abdurrahman Wahid, masih terasa nyata di tengah masyarakat Pati.
Puluhan lampion merah menerangi kawasan pasar. Anak-anak terlihat antusias berfoto di spot dekorasi bernuansa oriental.
Konsep acara yang memadukan budaya Tionghoa, dan hiburan dangdut. dinilai sukses menjangkau seluruh lapisan masyarakat
Hingga acara berakhir, suasana tetap aman dan tertib. Aparat kepolisian dan unsur terkait berjaga penuh, memastikan perayaan berjalan lancar.
Pasar Imlek Pati tahun ini membuktikan bahwa tradisi bisa berjalan selaras, dengan penguatan ekonomi kerakyatan.(red)












