JAKARTA I Peresmian Tugu dan Museum Serikat Media Siber Indonesia, dalam rangka Hari Pers Nasional 2026 menuai dukungan luas.
Anggota DPRD Kabupaten Pati, Samsi menyebutkan bahwa momentum ini. harus dimaknai sebagai komitmen memperkuat profesionalisme pers.
Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ini menekankan tantangan media di era digital semakin kompleks.
Banyak platform informasi bermunculan, tanpa legalitas jelas, bahkan mengabaikan kode etik jurnalistik.
Menurutnya, SMSI memiliki peran penting dalam melakukan verifikasi dan memastikan perusahaan media, agar memenuhi standar yang ditetapkan Dewan Pers.
“Organisasi perusahaan pers harus kuat. Legalitas harus jelas. Jangan sampai ada media abal-abal merusak citra pers nasional,” tegas Samsi kepada wartawan, Jumat (13/2/26).
Ia menambahkan, independensi dan netralitas bukan sekadar jargon, tetapi prinsip fundamental dalam menjaga demokrasi.
Pers sebagai pilar keempat demokrasi, wajib menjalankan fungsi kontrol sosial. secara objektif dan berimbang
Peresmian museum SMSI ini, lanjutnya, menjadi simbol penghormatan atas perjuangan insan pers, sekaligus pengingat bahwa dunia jurnalistik harus terus berbenah menghadapi perubahan zaman.
Samsi optimistis, dengan sinergi antara pemerintah, legislatif, dan perusahaan pers, ekosistem media nasional akan semakin sehat dan terpercaya.(red)












