PATI, DETIKDEADLINE I Sinergi kuat antara eksekutif dan legislatif mengemuka dalam pembahasan RKPD Kabupaten Pati Tahun 2027.
Plt. Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra dan pimpinan DPRD sepakat, arah pembangunan ke depan harus menjawab kebutuhan nyata masyarakat, terutama di sektor infrastruktur dan pendidikan.
Forum pembahasan yang digelar Rabu (4/2/2026) itu dihadiri lengkap unsur pimpinan DPRD Pati.
Kesepahaman ini dinilai sebagai sinyal positif, bagi konsistensi pembangunan daerah. Plt. Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra menyampaikan perencanaan pembangunan tidak boleh terlepas dari realitas di lapangan.
Masih adanya wilayah dengan akses jalan terbatas, serta kebutuhan peningkatan mutu pendidikan menjadi perhatian utama dalam RKPD 2027.
“Infrastruktur membuka akses ekonomi, pendidikan menyiapkan masa depan. Dua sektor ini saling menguatkan,” ujar Plt. Bupati Pati kepada wartawan
Chandra juga menambahkan, pembangunan harus merata dan berkeadilan. Tidak boleh ada wilayah yang tertinggal
Akibat lemahnya konektivitas, maupun minimnya fasilitas pendidikan”, imbuhnya
Ketua DPRD Pati, H. Ali Badrudin menambahkan DPRD akan memastikan setiap program yang tertuang dalam RKPD memiliki indikator keberhasilan yang jelas, dan dapat dirasakan masyarakat.
“Perencanaan harus terukur. Anggaran yang dialokasikan harus berdampak langsung, bagi kesejahteraan rakyat,” lanjut H. Ali Badrudin.
Menurut DPRD, keterlibatan publik dalam tahapan lanjutan RKPD menjadi kunci, agar aspirasi masyarakat terserap maksimal.
Dengan demikian, kebijakan yang dihasilkan bukan hanya hasil perencanaan elite, tetapi refleksi kebutuhan warga Pati.
RKPD 2027 diharapkan menjadi pijakan kuat, menuju pembangunan Pati yang lebih maju, berdaya saing, dan berkelanjutan.(red)












