PATI, DETIKDEADLINE I Kasus dugaan korupsi yang menjerat Bupati Pati nonaktif, Sudewo semakin menguat. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperluas penggeledahan ke kantor koperasi simpan pinjam di Pati sebagai bagian dari pengembangan penyidikan.
Penggeledahan yang berlangsung hingga malam hari itu, menandai keseriusan KPK dalam mengungkap dugaan praktik korupsi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pati.
Sejumlah dokumen dan barang bukti diamankan penyidik untuk dianalisis lebih lanjut. Penggeledahan ini juga menunjukkan bahwa KPK tengah mengurai kemungkinan keterkaitan antara lembaga keuangan lokal dengan jaringan kekuasaan dan politik di daerah.
Dugaan adanya relasi antara koperasi dan pihak-pihak tertentu, dalam lingkaran kekuasaan menjadi salah satu fokus penyidikan.
Pihak koperasi melalui Kuasa hukum KSPPS ABS Pati, Ahmad Nur Khodin menegaskan sikap kooperatif dan menghormati proses hukum.
Ia memastikan operasional koperasi tetap berjalan, demi menjaga kepercayaan anggota dan masyarakat”, kata Ahmad Nur Khodin kepada wartawan, Sabtu Malam (24/1/26).
Kasus ini menjadi perhatian luas masyarakat Pati. Banyak pihak berharap KPK mampu mengungkap kasus secara tuntas dan transparan
Sehingga menjadi momentum perbaikan tata kelola pemerintahan daerah. KPK sendiri berkomitmen untuk terus mendalami aliran dana dan pihak-pihak yang terlibat
Guna mengungkap praktik korupsi secara terang dan menyeluruh di wilayah Kabupaten Pati.(red)












